Pesisir Barat – Sinopsis.co.id, Erwin goestom, merupakan dimisioner dprd pesisir barat menyanyangkan sekaligus prihatin kepada sejumlah pekerja mulai dari petugas kebersihan hingga penjaga gerbang wisata di pantai labuhan jukung yang diberhentikan, Selasa, 01/04/2025
Erwin goestom, merupakan dimisioner dprd pesisir barat prihatin setelah beredar nya di media sosial, atas pemberhentian para pekerja yang mengaku kehilangan sumber penghidupan mereka, beberapa mantan pekerja wisata menilai pemberhentian/pemecatan ini yang dilakukan senin sore, 31/03/2025, oleh kepala dinas pariwisata kabupaten pesisir barat ini terasa terlalu mendadak,
Erwin goestom, mempertanyakan tentang adanya pemberhentian ini,.” kok bisa? senin diberhentikan selasa sudah ada penggantinya, saya menduga ini sudah direncanakan sebelumnya oleh oknum-oknum tertentu yang berdiri diatas kepetingan pribadi, apalagi yang diberhentikan itu hanya mencari makan untuk kelangsungan hidup bukan untuk bergaya hedonisme,
menurutnya, apapun alasannya pemerintah harus hadir ditengah-tengah masyarakat demi kesejahteraan masyarakat di kabupaten pesisir barat,
Baca juga; Udho Rifki Jak Lemong
bambang, yang merupakan salah satu pekerja yang diberhentikan mengatakan “Saya sudah bekerja selama 2 tahun tiba-tiba diberhentikan , ” keluh bambang salah seorang petugas kebersihan
” Saya berkerja bukan untuk kaya pak , tapi hanya untuk melangsungkan hidup sehari hari saja ” ucap bambang kepada awak media
kepala dinas pariwisata kabupaten pesisir barat nyoman I setiawan, membenarkan adanya pemberhentian pekerja di wisata labuhan jukung , ” memang benar mereka telah diberhentikan untuk status pekerja mereka yang diberhentikan berkerja sebagai tenaga honor kegiatan yang tidak terikat ” ujarnya
dengan kejadian, pemberhentian ini para pekerja, telah menjadi banyak sorotan dari berbagai pihak kalangan masyarakat di kabupaten pesisir barat menilai keputusan ini, terburu-buru dan tidak mempertimbangkan nasib para pekerja wisata pantai labuhan jukung yang selama ini menjadi tulang punggung operasional harian, ungkapnya,. ( Udho Rifki )